Kadang,
masih suka bermimpi bahwa kebaikan hati masih bisa melunturkan segala keji.
Atau setidaknya,Mengembalikan yg telah hilang agar kembali dan menjadi abadi.
Tapi,
akhirnya waktu menjawab.
Membangunkan mimpi indah dan menggantinya dgn kenyataan pahit.
Bukan tidak bisa. Tapi,lebih baik tidak.
Karna,
ada banyak hal di dunia yg ingin sekali di gapai,tp belum tentu dapat membahagiakan,setelah berhasil di gapai.
Terlalu banyak bermimpi,
berhasil membuat lupa akan kodrat sebagai seorang hamba.
Bahwa,
dunia sudah ada yg merencanai.
Ada Dzat yg membangun jalan hidup dengan hasil akhir yg membahagiakan kelak.
Bodohnya,
karena terlalu lama bermimpi.
Menangis bagai hobi.
Padahal,tangis tak kan mengubah keadaan.
Buat apa menangis dan bermimpi lagi?
Bukankah sudah lelah hati?
Bangunlah!
Tatap matahari yg sudah siaga.
Tantanglah!
Jangan menjadi manusia bodoh.
Tak usah lagi berharap sang iblis dapat merubah kodratnya menjadi malaikat.
Teriaklah!
Dan buktikan pada dunia.
Minggu, 17 Januari 2010
Unamed
Aku baru dan BANGKIT!!
Setelah semua penkhianatan yg telah terjadi.
Setelah semua air mata terkuras untuk meratapi.
Setelah benci dan amarah membakar semua memori indahku bersamanya. Sungguh,membakarnya.
Lalu aku menatap sang bayangan.
Buat apa kau seperti ini?
Bak seongok daging yg tak berdaya hanya karna pekhianatan cinta yg begitu kejam.
Buat apa kau seperti ini?
Membakar diri sendiri,dengan benci dan emosi yg tak pernah terhenti.
Buat apa kau seperti ini?
Menatap jauh kedepan dengan perasaan nelangsa tanpa kau pedulikan lagi sang tawa dan canda.
Apa dia peduli? TIDAK!
Sayangnya,dia tidak peduli dan sedang ganas memangsa mangsa barunya.
BODOH!
BODOH!
BODOH!
Ku terus di maki sang bayangan. Hingga fajar membawa sang bayangan tuk pergi.
Air mata terakhirku jatuh.
Bukan,bukan menyesali kejadian.
Namun,
menyesali diri sendiri yg terlelap terlalu lama bersama kesedihan.
Hingga Tuhan datang,
dengan cahayanya yg tak pernah padam.
Memelukku.
Menggenggamku.
Menghapus air mataku.
Menggantikan semua luka dengan suka.
Meyakinkanku,bahwa apa yg dia berikan adalah yg terbaik untuk,jalan yg terbaik.
Meyakinkanku,bahwa pengalaman menyakitkan ini,bekalku agar aku menjadi kuat dimasa mendatang.
Perlahan,
aku mulai menyusun kembali alur masa depanku yg sudah tercecer.
Dan,
aku berlari.
Merajut mimpi.
Yg tak pernah mati.
Mencoba meninggalkan bara api di hati.
Yg belum padam hingga saat ini.
Tak ada kata rapuh.
Tak ada kata sesal.
Tak ada kata tak sanggup.
Takkan lagi ada.
Bersama para malaikat yg dikirim Tuhan,
aku merasa BISA.
Aku baru,
dan BANGKIT!!
who am i?
Hai hai semua nya.
Salam kenal! salam sejahtera! salam super!
walaupun agak ketinggalan, dengan teman-teman yang lain.
namun,sesuai dengan peribahasa lawas, 'lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali'. Guepun menangguhkan hati untuk membuat blog ini dengan misi agar manusia mengenal saya dan saya mengenal dunia.
oke,
perkenalkan.
gue widya. panjangnya, widya anindyta manoch.
berbagai sebutan yang mengiringi hari-hari gue.
umum di panggil, widya.
tapi ada juga yang panggil witya, wiwid, atau manoch.
yaaah, apapun panggilannya, yang penting teh minumannya. LOH??
sekarang,
sedang menjalankan proses kepompong, dari SMA menuju ke dunia perkuliahan.
huh deg-degan sendiri jadinya. haha
sekolah, di SMA ISLAM PANGLIMA BESAR SOEDIRMAN, Bekasi 1.
dimana tuh??
pokoknya sekolahnya kecil, dan ijo. tapi, tetap gue cinta kok.
guepun punya banyak teman-teman yang teramat gue sayang.
yang selalu menemani gue di saat susah dan duka. lohh??
seneng juga dooong.
segitu dulu perkenalan kita.
semoga tulisan-tulisan gue kelak dapat bermanfaat untuk semesta alam. amiin
sekian. terimakasih!

